Live Chat

December 3, 2020

Berita & Prediksi Bola Jitu dan Seputar Jadwal Bola

Informasi Berita Dunia Sepakbola Terbaru, Prediksi Bola, Jadwal Bola Dan Berita Trending

Lewat Media Sosial Instagram, Pogba Serukan Pesan Keadilan untuk Floyd

Pemain Manchester United

Gelandang Manchester United asal Prancis, Paul Pogba.

Penggawa Manchester United, Paul Pogba, ikut menyuarakan rasa kemanusiaan atas kasus kematian pria Afrika-Amerika, George Floyd,

area51india – Penggawa Manchester United, Paul Pogba, ikut menyuarakan rasa kemanusiaan atas kasus kematian pria Afrika-Amerika, George Floyd, yang memicu gelombang protes hingga kerusuhan di Menniapolis, Minnesota, Amerika Serikat.

QMulia Situs Judi Online & Judi Bola Terpercaya di Indonesia

Lewat unggahan di akun Instagram pribadinya, pemain asal Prancis itu mengecam tindakan seorang oknum polisi yang mengakibatkan hilangnya nyawa Floyd. Pogba mengaku kecewa dan sangat geram atas kejadian tersebut.

“Selama beberapa hari terakhir saya telah banyak berpikir tentang bagaimana mengekspresikan perasaan saya tentang apa yang terjadi di Minneapolis. Saya merasa marah, kasihan, benci, marah, sakit, sedih.

“Kesedihan untuk George dan untuk semua orang kulit hitam yang menderita rasisme SETIAP HARI! Baik di sepakbola, di tempat kerja, di sekolah, DI MANA SAJA!” tulis Pogba di akun Instagram pribadinya.”

“Ini harus dihentikan, sekali dan untuk selamanya! Tidak besok atau lusa, itu harus berakhir HARI INI!”

“Tindakan kekerasan rasisme tidak bisa lagi ditoleransi. Saya tidak bisa mentolerir. Saya tidak akan mentolerir. KAMI TIDAK AKAN MENDAPATKAN KETERBATASAN.”

“Rasisme adalah ketidaktahuan. CINTA adalah kecerdasan. BERHENTI keheningan. BERHENTI rasisme.” Tandasnya.

Floyd diketahui tewas akibat ‘kuncian’ lutut seorang polisi di lehernya. Hal tersebut berawal dari Floyd yang dituduh memakai uang palsu di sebuah toko. Mendapati kejanggalan tersebut, kasir toko menelepon polisi yang kemudian langsung menyergap George di lokasi kejadian.

Padahal, Floyd sendiri terlihat telah mengikuti perintah dari polisi untuk tidak melakukan perlawanan. Akan tetapi, polisi bernama Derek Chauvin terus menekan leher Floyd dengan lututnya. Floyd pun tidak bisa bernapas hingga terkulai lemas dan dinyatakan tewas saat perjalanan menuju rumah sakit.

%d bloggers like this: