September 29, 2020

Informasi Berita Indonesia dan Dunia Terupdate Hari Ini

Berita Indonesia dan Dunia hari ini, kabar terbaru terkini. Berita aktual, peristiwa, bisnis, bola, tekno, gosip, artis, viral, trending

Neymar Mengalami Pelecehan Rasial di Laga Panas PSG Vs Marseille

PSG vs Marseille

Neymar dapatkan aksi rasis dari Alvaro

Area51india – Neymar diganjar kartu merah setelah tertangkap basah menempeleng Alvaro Gonzalez. Aksi itu dipicu setelah mendapatkan pelecehan rasial dari Alvaro.

Paris Saint-Germain vs Marseille berlangsung di Parc des Princes, Senin (14/9/2020) dini hari WIB. Tim tuan rumah kalah 0-1 lewat gol Florian Thauvin di menit ke-31.

Situs judi slot online terpercaya di Indonesia

Pada pertandingan ini, Neymar beberapa kali terlibat kontak dengan Alvaro. Tak jarang pula kedua pemain terlibat adu mulut, namun tak jelas kata-kata apa yang keluar dari Neymar dan Alvaro.

Puncak dari perselisihan terjadi di injury time. Pelanggaran yang dilakukan Dario Benedetto ke Leandro Paredes berujung aksi saling dorong antar pemain PSG dan Marseille. Di saat terjadi kerumunan Neymar menempeleng kepala Alvaro.

Dikartu Merah Akibat Alvaro Gonzalez, Neymar: Saya Menyesal Tak Pukul Si  Bajingan Itu! | Goal.com

Hujan Kartu Merah

Wasit tidak langsung memberi hukuman apa pun kepada Neymar, melainkan mengganjar kartu merah untuk dua pemain PSG (Layvin Kurzawa dan Paredes) dan Marseille (Jordan Amavi dan Benedetto).

Tak lama berselang wasit Jerome Brisard mendapat laporan dari petugas VAR ( Video Assistant Referee). Dalam tayangan ulang, Neymar tertangkap basah menempeleng Alvaro, yang sedang cekcok dengan pemain PSG Paredes dan Kurzawa.

Wasit seketika melayangkan kartu merah langsung untuk Neymar. Pemain asal Brasil itu sempat mengeluhkan sesuatu ke ofisial pertandingan sebelum menuju ruang ganti.

Neymar mengungkapkan kekesalannya pada insiden tersebut di media sosial. Dia menyesal tidak melawan terhadap pelecehan rasial yang dilontarkan Alvaro.

“Satu-satunya penyesalan yang saya miliki adalah karena tidak menghadapi si tengik itu (Alvaro),” di akun Twitter pribadinya.

“VAR menangkap “agresi” saya itu mudah … sekarang saya ingin melihat gambar rasial yang memanggil saya “MONO HIJO DE PUTA” (monyet bajingan) … saya mau lihat!” pada tweet keduanya.

Pelatih Marseille, Andre Villas-Boas, ditanya terkait insiden ribut-ribut Neymar dan Alvaro. Mantan manajer Chelsea itu tak tahu apakah ada pelecehan rasial atas kejadian tersebut.

“Saya tidak tahu. Saya harap tidak, tidak ada tempat untuk rasisme dalam sepakbola. Itu masalah serius jika terjadi, tetapi menurut saya tidak. Sebelumnya, kami mengalami situasi dengan ludah dari Angel Di Maria,” kata Villas-Boas dalam wawancara dengan Telefoot.

“Ini adalah hal-hal yang harus dihindari dalam dunia sepakbola. Saya harap itu tidak akan menjadi titik hitam dalam penampilan bersejarah ini,” tegasnya.

%d bloggers like this: